Model Kompresi Citra
Model umum kompresi citra terdiri atas dua bagian besar, yaitu encoder dan decoder. Encoder berfungsi membuat representasi simbol-simbol (kode) dari citra input (x, y). dengan kata lain encoder berfungsi membuat citra kompresi (citra terkode) dari citra input. Setelah melalui transmisi pada kanal (channel), citra terkompresi tersebut masuk ke sistem decoder. Pada sistem ini, citra terkompresi akan direkonstruksikan kembali untuk menghasilkan citra output f (x, y).
Informasi pada citra f (x, y) dan (x, y) dapat sama persis atau tidak terjadi kehilangan informasi (lossless information), dapat juga tidak sama atau terjadi kehilangan informasi (lossy information).
Channel encoder berfungsi agar data yang dihasilkan dari source encoder menjadi tahan terhadap derau (noise). Hasil proses channel encoder ini kemudian akan dibalik kembali oleh channel decoder. Salah satu teknik terkenal yang digunkan untuk channel encoding adalah teknik Hamming. Bila channel antara channel encoder dan channel decoder dari derau maka kedua jenis channel tersebut dapat dihilangkan.




0 comments:
Post a Comment