Model Kompresi Citra dan Dekompresi
Metode Shannon-Fano
Suatu metode yag dikenal pertama kali mampu melakukan pengkodean terhadap simbol secara efektif adalah metode Shannon-Fano. Metode ini dikembangkan secara bersamaan oleh Claude Shanon dari Bell Labs dan RM Fano dari MIT. Metode in tergantung pada probabilitas dari setiap simbol yang hadir pada suatu data (pesan).
Algoritma Huffman
Metode Huffman adalah metode pengkodean yang telah banyak diterapkan untuk aplikasi kompresi citra. Seperti metode Shannon-Fano, metode Huffman juga membentuk pohon atas dasar probabilitas setiap symbol, namun teknik pembentukan pohonnya berbeda
Algoritma Huffman Adaptif
Algoritma Huffman Adaptif dirancang khusus agar proses pengkodean dapat dilakukan pada data realtime. Pada data realtime, frekuensi (probabilitas) setiap simbol tidak dapat ditentukan sekali waktu. Probabilitas setiap simbol harus dihitung secara dinamis (adaptif).
Proses Dekompresi
Tahap pertama proses dekompresi adalah proses decoding terhadap citra terkompresi. Proses decoding tergantung pada metode yang dipilih saat proses coding. Setelah decoding, dilanjutkan dengan proses transformasi balik (invers transformation) untuk menghasilkan subimage. Tahap terakhir kemudian menggabung seluruh subimage sehingga diperoleh citra hasil yang bersifat lossy.




0 comments:
Post a Comment